Hanya Isyarat

“Aku jatuh cinta pada seseorang yang hanya mampu aku gapai sebatas punggungnya saja. Seseorang yang aku sanggup menikmati bayangannya dan tidak akan pernah bisa aku miliki. Seseorang yang hadir bagai bintang jatuh,  sekelebat kemudian menghilang,  sebelum tangan ini sanggup mengejar. Seseorang yang hanya bisa aku kirimi isyarat,  sehalus udara, langit awan atau hujan…” – Rectoverso

Aku justru orang yang paling bersedih, karena aku tahu apa yang terbangun tidak akan pernah bisa aku miliki.

Sepucuk Angpau Merah – Tere Liye

“Cinta sejati selalu datang pada saat yang tepat, waktu yang tepat, dan tempat yang tepat. Ia tidak pernah tersesat sepanjang kalian memiliki sesuatu. Apa sesuatu itu? Tentu saja bukan GPS, alat pelacak, dan sebagainya, sesuatu itu adalah pemahaman yang baik bagaimana mengendalikan perasaan.”

— Tere Liye, novel “Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah”

View on Path