Fir, Persahabatan itu seperti apa?

IMG_20170911_215904_289Hari ini seseorang bertanya kepada saya, menurut saya persahabatan itu seperti apa? Saya tak langsung menjawab, hanya menatap orang tersebut dan berpikir kenapa dia harus bertanya seperti itu. Baiklah, saya jawab sesuai dengan yang terlintas dipikiran saya.

Persahabatan bagi saya layaknya sebuah mainan balok (building block toys). Kau tahu? Kita akan susah payah membangun, membentuk, dan membuatnya menjadi rupa yang kita inginkan. Setelah jadi, tentu saja kita akan bahagia melihatnya. Namun, balok-balok tersebut tidaklah sekokoh tembok, mereka sangat rapuh dan bisa runtuh kapan saja, selagi ada hal yang membuatnya runtuh. Bahkan hanya sekedar angin yang berhembus lebih kencang pun bisa membuatnya runtuh. Ya, itulah definisi persahabatan yang saya selami.

Tahap pertama adalah membangun. Membangun sebuah persahabatan tidaklah mudah. Kamu perlu menemukan tombol “click” diantara kamu dan orang tersebut. Seperti layaknya hubungan sepasang kekasih, kamu akan saling mencari kenyamanan. Saat membangun adalah saat tersulit, karena kamu akan benar-benar menyeleksi mereka, dan bertanya apakah kamu akan bersahabat dengan mereka atau tidak. Begitupun dengan mereka yang akan menyeleksimu dalam saringannya.

Setelah kamu menjalani tahap pertama, selanjutnya kamu akan berada ditahap yang menurut saya ini yang tersulit, karena kamu harus bisa menjaga persahabatanmu. Kamu akan berada pada posisi dimana kamu harus bisa menerima kekurangannya apapun itu. Sungguh sulit bukan? Dengan sikap manusia yang berbeda-beda, kekurangan masing-masing sahabat harus bisa ditolerir. Ya setidaknya kamu harus belajar menerima itu, sekalipun hal yang dia lakukan adalah hal yang sangat tidak kamu sukai. Tetapi memang tidak jarang para sahabat akan bicara langsung tentang apa yang tidak dia sukai dari kamu, dan ada pula yang hanya bisa mendumel dibelakang. Menjaga persahabatan memang tidak mudah, terlebih ketika kamu sedang sibuk dengan pekerjaan, rutinitas, atau hal-hal lainnya yang membuat pertemuan dengan sahabatmu semakin sedikit. Saat itulah bisanya persahabatan akan mulai renggang, dan yang bisa merekatnkannya kembali adalah kamu dan sahabat-sahabatmu itu. Tidak bisa hanya kamu atau sahabatmu saja yang mencoba untuk merekatkannya. Kalian harus bekerja sama dalam hal ini.

Jika kamu tak bisa melewatinya, persahabatan pun runtuh! Ya seperti kumpulan balok yang saya bilang. Dengan sangat mudah runtuh karena mereka begitu rapuh. Boleh jadi hanya karena kesalahan sedikit, frekuensi pertemuan yang berkurang, sifat diantara kamu dan sahabatmu yang berubah, mulai ada rahasia-rahasia diantara kamu dan sahabat-sahabatmu, serta ketidaknyamanan diantara persahabatan itu yang membuat apa yang telah terbangun hancur begitu saja.

Mundur, menjauh, dan lama-lama menghilang. Setelah kamu melihatnya lagi, kalian akan seperti bertemu dengan orang asing. Ada beberapa orang yang berusaha keras untuk memiliki “Sahabat”, namun ada pula orang yang berusaha keras untuk melupakan “Sahabat”. Saya kembali ke definisi bahwa manusia itu unik, karena terlampau unik mereka kadang suka terbawa dengan egonya masing-masing.

Single? Siapa Takut!

Being IMG_20170831_064035_335single isn’t a bad thing. Banyak hal yang dapat kamu lakukan ketika kamu single. Begitupun dengan yang saya alami sampai detik ini saya menjalani hidup tanpa pasangan, semua terasa lebih membahagiakan dan lebih menakjubkan. So guys, i’d like to share you about being single, and these are the reason why you should be happy you are single:

  1. FREEDOM! Hal utama yang paling membahagiakan ketika kamu single adalah kamu dapat bebas melakukan hal yang kamu suka tanpa mengimbangi perasaaan pasanganmu. Kamu juga akan bebas jalan kemanapun kamu mau dan tentunya dengan siapapun. Bayangkan! bagaimana seringkali tersiksanya orang yang sudah berpasangan karena kehidupan mereka terlalu diatur oleh pasangan mereka dan mereka juga harus sering berkompromi ataupun mengalah dengan pasangan. Sangat menyedihkan! Terlebih di usia yang masih muda adalah usia emas untuk mengeksplore segalanya, baik dari pertemanan, kehidupan, jalan-jalan, organisasi, ataupun hal-hal lainnya yang hanya bisa dinikmati selagi kamu masih muda. Sayang sekali rasanya jika itu semua harus terenggut hanya karena kamu dikekang oleh pasanganmu sendiri.
  2. Saving money. Pacaran adalah kondisi dimana kamu harus mengeluarkan uang pribadimu atau bahkan uang orang tuamu agar membuat pasangannya senang, setidaknya kalau kamu pacaran di warung bakso pun kamu pasti akan mengeluarkan uang.  Tidak perlu memikirkan hadiah untuk pacar ketika ulang tahun, karena biasanya kamu akan membelikan sesuatu hal yang sangat spesial yang belum tentu kamu akan berikan ke orang tua, adik, ataupun kakak kamu. Hmm uang jajan 100.000 dan kamu harus rela menabung untuk membelikan pasanganmu hadiah yang harganya 1.000.000. Duh.. Apa gasayang uangnya? Andai saja kamu belikan hadiah untuk ibumu seharga kamu membelikan untuk pacarmu, pasti ibu mu akan lebih senang dan makin sayang sama kamu. Apalagi kalau uangnya ditabung untuk jalan-jalan ataupun beli barang yang kamu suka. Percaya deh, itu akan lebih bermanfaat. Beliin hadiah pacar 1.000.000 terus abis itu putus, duuuh sayang uangnya!
  3. Build Deeper Connection With People. “Cin, main yuk kesini”, “Aduh nggak deh gue udah ada janji mau jalan sama cowok gue”. Siapa hayooo yang sering digituin sama temennya pas mau ngajakin jalan? Ya sebagian dari kalian pasti pernah ngalamin hal tersebut. Case ini gajauh beda sih sama Freedom, tapi yang sudah saya alami pacaran itu justru nutup pintu pertemanan. Ya memang gasemuanya mengalami seperti saya, but most couple at this time do it. hiks , but don’t be sad! karena ketika kamu single itu adalah saat-saat emas untuk kamu lebih banyak menjalin pertemanan. Kamu bisa berteman dengan siapapun dan jalan sama mereka. Saya pun sampai sekarang tidak pernah merasa khawatir tidak memiliki pasangan, karena saya justru lebih banyak melakukan hal-hal gila yang tidak pernah bisa saya lakukan ketika saya punya pasangan. Memiliki banyak teman yang beragam. Hal yang paling saya rasakan perbedaan ketika berpasangan dan single adalah, saat memiliki pasangan dan kita ada masalah pasti kita akan bercerita ke pasangan kita dan dengan senang/kurang senangnya mereka akan memberikan nasihat atau solusi kepada kita, itu memang baik dan sangat wajar dilakukan oleh pasangan. But did you realize that you only get an advise or solutions from one person. Biasanya kamu akan sangat mendengarkan masukan dari pasanganmu tapi bagaimana kalau masukan itu kurang baik atau bahkan memang tidak baik? Berbeda ketika kamu memiliki banyak teman dekat ataupun sahabat, kamu bisa meminta masukan dari mereka dan pastinya karena berbeda orang pasti masukan dan solusi yang diberikan pun juga berbeda-beda. So… pikiran kamu akan lebih terbuka dan kamu pun bisa lebih menyaring serta menentukan mana yang terbaik. Selain itu, menjalin hubungan dengan banyak orang juga akan memberikan keuntungan untuk kamu. Setiap orang punya keunikan masing-masing dan ketika kamu berteman dengan mereka ada saja pengalamna-pengalaman yang bisa kamu ambil dan bermanfaat bagi kamu. Pas kamu sedih juga, kamu tidak hanya dihibur oleh satu orang, tapi ada banyak orang yang akan menghibur kamu, dan kamu juga akan lebih pintar karena kamu akan lebih banyak sharing dengan orang-orang hebat yang berkeliaran diluar sana. So wake up guys! you’re so lucky to be single!
  4. Get Happier. Hello mblo… i mean hello single people! Are feeling happy and much better? Kalau saya sih iya. Sangat bahagia! Happiness is a choice and i choose to be happy. Kebahagiaan itu tidak terbentuk hanya karena kamu memiliki pasangan, tapi kamu justru bisa lebih bahagia tanpa pasangan. Eskpresikan dirimu dan buang mindset kamu yang sangat terpuruk ketika tidak memiliki pasangan. Diluar sana banyak loh yang justru menderita karena punya pasangan dan sangat iri dengan posisi kita sebagai single people. You can create your own happiness by doing a lot of things. Mulai dari bekerja atau sekolah yang lebih produktif, menghabiskan waktu untuk dirimu sendiri dan keluarga, serta makin banyak membuka peluang kamu untuk maju jadinya.

Intinya, banyak banget keberuntungan dan kebahagiaan yang bisa kita ambil selama kita single! Kamu gaperlu malu apalagi minder ketika kamu belum punya pasangan. Justru inilah saat dimana kita bisa menunjukan kebanyak orang kalau single itu tidak selalu rendah, single itu tidak selalu bisa dipojokan. Kita single bukan karena kita tidak laku tetapi karena kita terlalu berkualitas dan selektif. Untuk apa kita memiliki status yang hanya membuat kita terus-terusan terpenjara. Jadi para single, kita harus buktikan kalau kita ini Single berkualitas. And Guys! Kalau memang sudah waktunya, kita akan mendapatkan seseorang yang baik dari yang terbaik dan nantinya akan datang diwaktu yang tepat disaat Tuhan udah takdirin kita untuk tidak menjadi Single karena Tuhan melihat Single people seperti kita berhak untuk mendapatkan yang sepantasnya. So.. just have fun with you own life right now!

Manusia diantara Perasaan dan Akal

Manusia itu memang makhluk yang unik.

Kadang mereka tahu kalau api itu panas

tapi mereka tetap menggenggamnya keras.

Mereka tahu kalau jalan itu buntu

tapi langkah mereka tetap tertuju.

dan bahkan mereka tahu kalau dasar lautan itu sangatlah dalam

tapi mereka tetap menyelam.

Ya, itulah manusia… Mereka seringkali mengesampingkan akal dibandingkan perasaan.

Lalu apakah berbahaya bila kita terus menggunakan perasaan? Tentu saja! Sebab perasaan selalu mengantarkan ketempat dimana kita bisa terjebak dalam derai air mata, kesedihan, kekecewaan, ataupun amarah. Meskipun saya juga tidak memungkiri kalau bahagia dan tawa tak terlepas jika bermain dengan perasaaan.

Namun apa kalian tahu? yang saya alami adalah saya tidak pernah bisa berdiri, bertahan, dan melangkah maju saat saya menggunakan perasaan. Perasaan terus membenamkan saya pada lorong yang paling dalam, gelap dan sepi.