Say No to Bully

Untuk semua orang yang melakukan tindakan bullying, maaf bukan bermaksud menggurui, mengajarkan, atau sebagainya.
Coba kalian posisikan diri kalian menjadi orang yang kalian bullying, apa yg akan kalian rasakan? Bullying memang tidak selalu berbicara mengenai kekerasan, tetapi dengan kalian mencibir atau berkata kasar kepada orang lain itu juga termasuk tindakan bullying.
Pada dasarnya semua manusia itu unik, jika ada yang berbeda dengan kalian, tolong belajar untuk memahami perbedaan itu, bukan kalian menjauhi, menjadikan dia sebagai bahan olok-olokan. Dan tolong intropeksi diri, sebab belum tentu kalian lebih baik daripada orang yang kalian bully.
#saynotobully

View on Path

Science Film festival 2014

Yeay besok acara tahunan yang rutin diselenggarain setiap tahunnya di 37 kota ini di mulai.. Get ready for.tomorrow . Science Film Festival 2014 !!!!! – with Gilang, Annesa, Aumita Kirana, Darwis, Wening Eggy, Ratna Putri, Ikhsani, Intan Putri, Atin, Farah, Ima, Farizky, Febby, Andi Tenriona, and Arini Rizki

View on Path

SIKAP SAYA SEBAGAI GENERASI MUDA TERHADAP PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI BAIK DARI SUDUT PANDANG POSTIF MAUPUN NEGATIF

A. Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi

Dewasa ini perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berkembang sangat pesat. Perkembangannya dari teknologi informasi dan komunikasi telah meng-global. Seluruh aspek kehidupan, mulai dari aspek sosial, politik, budaya, pendidikan, dsb, tidak terlepas dari pengaruh perkembangan teknologi.Sebelum membahas lebih lanjut saya akan memberika definisi mengenai teknologi dan perkembangan teknologi. Menurut Maryono & Istiana (2007:3), “Teknologi bermakna pengembangan dan penerapan berbagai peralatan atau sistem untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi merupakan hasil oleh pikir manusia untuk mengembangkan tata cara atau sistem tertentu dan menggunakannya untuk menyelesaikan persoalan dalam hidupnya”.
Selanjutnya, pengertian dari perkemabangan teknologi menurut Syaodih (2005:67) menyataan bahwa “sebenarnya sejak dahulu teknologi sudah ada atau manusia sudah menggunakan teknologi. Kalau manusia pada zaman dulu memecahan kemiri dengan batu atau memetik buah engan galah, sesungguhnya mereka sudah menggunakan teknologi, yaitu teknologi sederhana”. Itulah pengertian singkat yang didalamnya menyatakan bahwa perkembangan dari teknologi sudah ada sejak zaman dahulu, hanya saja terdapat perbedaan, kalau zaman dulu teknologi yang digunakan dan dibuatnya sederhana, kini teknologi tersebut dikembangkan menjadi teknologi yang lebih kompleks.
Dari kedua pengertian tersebut dapat di simpulkan bahwa pada umumnya masyarakat merasakan adanya kemudahan dan kecepatan dalam penyelesaian tugas dalam kehidupan sehari-hari berkat adanya teknologi, hal ini juga di dukung dengan semakin mudahnya masyarakat untuk mengaplikasikan teknologi, tidak perlu menggunakan buku panduan manual, pelatihan khusus, dll, teknologi umum pun bisa langsung di aplikasikan sendiri dan belajar melalui orang yang lebih mengerti.
Perkembangan teknologi yang semakin mempermudah dalam penyelesaian pekerjaan, penyebaran informasi, penyampaian pesan, dsb, membuat masyarakat semakin mengandalkan adanya teknologi informasi dan komunikasi ini, hal ini pun terjadi pada generasi muda. Generasi muda saat ini tidak dapat terlepaskan dari teknologi. Umumnya para generasi muda khususnya pelajar dan mahasiswa menggunankan teknologi sebagai pengolah data, pencari dan pengumpul informasi, dsb. Adanya teknologi mempermudah dalam pengerjaan tugas-tugas, sebagai contoh : teknologi terbaru seperti smartphone yang semakin canggih dapat di isikan berbagai macam aplikasi, salah satu dari aplikasi tersebut adalah aplikasi untuk membuat dokumen word, excel, power point, dll. Sehingga dalam keadaan mendesak tugas dapat dikerjakan melalui smartphone atau gadget yang dimilikinya.
Selain itu, proses pengiriman dokumen melaui smartphone atau gadget dapat dengan cepat dilakukan tanpa harus menggunakan komputer, karena pada teknologi berupa smartphone dapat secara langsung mengirimkan dokumen melalui e-mail hanya dengan menyimpan dokumen yang diinginkan pada smartphone atau gadget tersebut. Disamping berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi dalam penyelesaian berbagai tugas ataupun pekerjaan, bagi mahasiswa dan pelajar, teknologi membuat pelajar dan mahasiswa menjadi kurang bersosialisasi dan kurang peka terhadap lingkungan, hal ini disebabkan karena kecanduan terhadap teknologi tersebut.

B. Sikap Saya sebagai Generasi Muda Terhadap Teknologi Komunikasi
Sebagai generasi muda dan sebagai mahasiswa, saya memiliki tanggung jawab secara keseluruhan terhadap diri saya sendiri, tentunya dalam melakukan segala sesuatu harus saya pikirkan dengan matang terlebih dahulu sebelum saya mengaplikasikannya. Di era globalisasi ini, dan dengan berbagai macam intervensi dari teknologi informasi dan komunikasi baik dalam aspek sosial, pendidikan, budaya, dsb. Oleh karena itu saya harus lebih pandai dalam menyikapi intervensi tersebut.
Setiap orang tentunya memiliki perbedaan sikap dalam menyikapi perkembangan teknologi yang pesat ini, ada yang menerima dan ada pula yang menolak akan kehadiran teknologi tersebut. Tentunya setiap sikap yang diberikan memiliki alasan, baik dengna alasan yang memang logis maupun alasan yang dibuat karena hanya mengikuti rumput sebelah dan tidak mau ketinggalan zaman.
Saya sebagai pengguna teknologi memang mengikuti setiap perkembangannya dari masa ke masa, mulai dari penggunaan komputer, televisi, scanner, printer, telephone, maupun yang saat ini sedang marak digunakan yaitu gadget berupa smartphone. Kehadiran dari teknologi banyak membantu keseharian saya dalam berbagai kegiatan. Sehingga saya mengindentifikasi bahwa sikap saya terhadap teknologi informasi dan komunikasi ini sangat terbuka, dan menerima segala perkembangan teknologi dari masa ke masa.
Terbuka bukan berarti menerima ataupun mengikuti arus begitu saja, dalam hal ini terdapat banyak pertimbangan saya untuk menerima teknologi yang ada dan mengikuti perkembangannya. Dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi biasanya saya akan mempertimbangkan antara keinginan dan kebutuhan. Sebagai contoh, di awal perkembangan gadget yang begitu saya rasakan kuat pada saat saya duduk di bangku SMA, saya belum merasakan bahwa saya membutuhkan gadget tersebut, rasa keinginan untuk memiliki memang ada, namun saya tahu adanya gadget tersebut belum sangat saya butuhkan dan justru saya yakini malah akan membuat saya menjadi sibuk dengan gadget tersebut, sehingga saya masih bertahan dengan tidak menggunakan gadget berupa smartphone itu.
Kondisi ini sangat berbalik dengan kondisi pada saat saya duduk di bangku kuliah, saya ternyata membutuhkan teknologi tersebut untuk mempercepat pekerjaan saya dan memungkinkan saya untuk mengakses informasi ataupun membuat informasi dalam kondisi mendesak. Contoh, dunia perkuliahan menuntut saya untuk mengetahui informasi lebih, sehingga mengharuskan saya untuk mengetahui dan mengikuti perkembangan dan peristiwa yang terjadi di dalam maupun di luar negeri, sehingga dengan adanya gadget, saya dapat lebih mudah dan dengan cepat mencari ataupun mengakses informasi yang saya inginkan. Selanjutnya, menjadi mahasiswa tentunya menjadi lebih banyak pula tugas yang diberikan, tidak jarang tugas yang diminta untuk dikirim melalui e-mail, ataupun dengan meng-upload ke e-learning paramadina, sehingga teknologi memungkinkan saya untuk mengirimkan tugas-tugas secara lebih mudah dan cepat. Teknologi juga membantu saya dalam menggunduh materi-materi perkuliahan.
Teknologi komunikasi atau dengan definisi yang lebih jelas menurut Rowe dalam Sukirlah (2012:33) yaitu “teknologi komunikasi sebagai komunikasi yang menggunkan peralatan elektronik maupun elektromagnetik. Teknologi komunikasi menyangkut trasmisi suara, data, dan gambar dari suatu lokasi ke lokasi yang lain. Sebelum komputer ada, teknoogi komunikasi hanyalah komunikasi suara melalui telepon. Namun dalam beberaap tahun terakhir, teknologi komunikasi telah berkembang melalui bermacam media, channel, dan format yang membuat teknologi komunikasi (telekomunikasi) menjadi sistem multimedia”.
Dari pengertian tersebut saya dapat mengakui bahwa saya merupakan pecandu dari teknologi komunikais yang ada saat ini. Saya tidak dapat mengelak bahwa setiap harinya denga rutin saya menggunkan teknologi komunikasi, karena saya menilai bahwa teknologi komunikasi membuat proses penyampain pesan menjadi lebih cepat, sehingga menghemat waktu yang ada. Teknologi komunikasi yang saya gunakan yaitu smartphone, sama seperti yang saya kaitkan sebelumnya. Di dalam smartphone atau gadget, saya menambahkan beberapa aplikasi komunikasi seperti BBM, Line, WhatsApp. Melalui aplikasi tersebut dengan mudah dan cepat saya mengirimkan pesan dan menerima pesan. Sebagai contoh, di dalam aplikasi tersebut terdapat group yang saya ikuti, sehingga jika ada informasi-informasi dapat langsung di bagikan ke group dan tentunya group yang mengikuti akan tahu informasi tersebut, dan melakukan diskusi langsung dengan cara membalas obrolan group.
Jadi, pada intinya saya secara terbuka menerima segala perkembangan teknologi dan mengikutinya, namun dengan mempertimbangan antara kebutuhan dan keinginan dalam penggunaannya, dan menyaring dengan cermat sebelum menggunakan ataupun memilih teknologi terbaru tersebut.

C. Dampak Positif dari Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini sangat membantu masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, tidak sedikit manfaat dan keuntungan yang di berikan oleh teknologi informasi dan komunikasi ini. Berikut dampak positif dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sudah saya rangkum menurut opini saya:
a. Menghemat waktu, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat membantu, memberikan kemudahan kita dalam penyelesaian pekerjaan, sehingga lebih efesien, atau menghemat waktu yang ada. Teknologi juga semakin menawarkan fitur-fitur yang sangat cepat.
b. Memudahkan dalam berkomunikasi, berkat adanya teknologi, kini masyarakat lebih mudah untuk melakukan komunikasi, dimana pun, kapan pun, dan dengan siapapun. Teknologi menjadikan jarak yang jauh seakan dekat, sehingga tidak ada batasan untuk berkomunikasi. Dengan sekali sentuhan, masyarakat sudah dapat saling berhubugan satu sama lainnya.
c. Menambah pengetahuan, teknologi informasi dan komunikasi dapat menambah pengetahuan karena memberikan akses ke situs-situs yang dapat kita akses informasinya kapan pun, sehingga jika kita dalam keadaan terdesak dan membutuhkan informasi segera, kita dapat menemukan informasi yang kita inginkan segera
D. Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Disamping dampak positif, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ternyata tidak sedikit memberikan dampak negatif bagi kehidupan masyarakat. Dampak negatif ini terlihat jelas dan dapat dengan mudah di temukan terhadap para pecandu teknologi informasi dan komunikasi. Berikut dampak negatif perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang sudah saya rangkum menurut opini saya :
a. Mengganggu Kesehatan, dampak negatif yang paling utama dari penggunaan teknologi yaitu terhadap kesehatan. Bayangkan saja, pengguna teknologi, salah satu contohnya berupa smartphone, dapat menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar smartphone mereka dengan jarak yang begitu dekat, hal ini tentu akan mengganggu kesehatan mata. Dan juga kesehatan tubuh lainnya.
b. Menumbuhkan rasa Malas, Teknologi berupa smartphone dapat membuat rasa malas bagi penggunanya, terlebih jika penggunanya merupakan mahasiswa dan pelajar, pada mahasiswa dan pelajar teknologi dapat menimbulkan rasa malas karena berbagai macam fitur yang ditawarkan oleh teknologi membuat mereka secara instan melakukan apapun, termasuk mengerjakan tugas, sehingga seringkali ditemukan plagiat dokumen, atau mengerjakan tugas hanya dengan meng-copy-paste tulisan orang lain, bukan berdasarkan pemikiran sendiri.
c. Menurunkan rasa sosialisme, adanya teknologi komunikasi membuat mereka lebih sibuk dengan teknologi terbaru yang mereka miliki, hal ini mengakibatkan mereka kurang peka terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. Rasa sosialisme pun juga menurun karena mereka lebih menikmati untuk berinterksi atau berkomunikasi melalui teknologi mereka, dibandingkan berinteraksi atau berkomunikasi secara langsung.

DAFTAR PUSTAKA

Maryono, Y. and Istiana, B, Patmi. 2008. Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta : Yudhistira.
Sukmadianta, Nana Syaodih. 2005. Pengembangan Kurikulum : Teori dan Praktek. Bandung : Rosda Karya.
Sukrillah, Dewi, T. 2012. Skripsi Pengaruh Teknologi Komunikasi Terhadap Kinerja Pegawai Pegawai Kantor Pos. Serang : Univ. Sultan Ageng Tirtayasa