Trip to Pari Island Chapter II

hi readers, sesuai sama janji saya kemarin, sekarang saya mau lanjutin cerita saya mengenai perpisahan burrokauffrau di Pulau Pari Kepulauan seribu.

Selesai makan siang kita langsung bersiap untuk snorkling di 3 spot .. hmm but saya lupa readers nama spot-spotnya apa aja, kalau gasalah salah satu nama spotnya itu pulau tikus. eits jangan berpikir disana banyak tikusnya ya readers, karena disana itu justru gaada tikusnya sama sekali, yang ada malah ke eksotisan dari pulau tikus itu sendiri.

Kita pergi menuju dermaga di pulau pari dengan bersepeda, semuanya naik sepeda tapi ada juga loh ternyata yang gabisa naik sepeda dan akhirnya dibonceng… yups dia adalah nia, perempuan yang imut ini ternyata belum bisa naik sepeda, sampai pas lagi ada waktu kosong, dia diajarin naik sepeda sama mia. hehe

setelah kita sampai di dermaga, para tour guide langsung memberi arahan mengenai hal-hal yang harus diperhatikan pada saat snorkling, mereka juga memberi arahan about how to operate peralatan-peralatan snorkling. Kalau diliat nih readers, anak-anak burrokauffrau kaya udah pada gasabaran gitu buat nyobain air laut dipulau pari.

kapal pun berangkat menuju spot yang pertama.. perjalanan menuju spot bisa dibilang cukup lama namun tidak membosankan, dikarenakan kami disajikan dengan pemandangan alam yang luar biasa indahnya. Setibanya kami di spot pertama, beberapa dari kami yang sedari tadi sudah bersiap menggunakan alat-alat snorkling lainnya langsung terjun .

You know what readers? mereka yang terjun pertama, termasuk saya langsung kaget dan bingung untuk menyeimbangkan posisi badan. Ya maklumlah this is our first time.. hehe air dipulau pari dan sekitarnya juga asin banget readers, so itu membuat tenggorokan kita lumayan sakit kalau ga sengaja ketelan.

beberapa saat kemudian kami mulai terbiasa, dan bisa menyesuaikan diri… waah pemandangan bawah laut di pulau pari so beautiful and we love this place … terumbu karang, ikan-ikan hias, semuanya seakan akan sudah tertata dengan rapi dan sangat beraturan .. kami pun mengabadikan momen-momen tersebut tentunya menggunakan camera underwater yang sudah disiapkan oleh guide nya.

hal-hal tersebut juga berlanjut di spot-spot berikutnya.. tapi readers ada pengalaman paling berkesan nih .. yups di spot terakhir, itu adalah spot yang tidak sedangkal spot-spot sebelumnya. teman saya Yani, dia seperti merasa kram dan kehilangan kendali. yani akhirnya kebawa ombak, tapi untungnya caca sigap dan langsung nyamperin yani .. oooh god romantisnya hihi … ssstt dilarang gosip . hehe

readers, to be continued lagi ya.. mager nih mau masuk kelas ..

Sosiologi

 Readers, one more task that i wanna show to you … ini tugas sosiologi mencari teori dan teori .. hmm

  1. Teori Paradigma menurut Thomas Kuhn melalui bukunya yang berjudul ” The Structur of Science Revolution ”, berarti keseluruan konstelasi kepercayaan, nilai, teknik yang dimiliki bersama oleh anggota masyarakat ilmiah tertentu. Di pihak lain paradigma menunjukan sejenis unsur pemecahan teka-teki yang kongkrit yang jika digunakan sebagai model, pola, atau contoh dapat menggantikan kaidah-kaidah yang secara eksplisit sebagai menjadi dasar bagi pemecahan permasalahan dan teka-teki normal sains yang belum tuntas.
  2. Fakta sosial menurut Durkheim terdiri atas dua macam :
    1. Dalam bentuk material, yaitu barang sesuatu yang dapat disimak, ditangkap, diobservasi. Fakta sosial yang berbentuk material ini adalah bagian dari dunia nyata (external world), contohnya arsitektur dan norma hukum.
    2. Dalam bentuk non material, yaitu merupakan fenomena yang bersifat inter subjektif yang hanya dapat muncul dari dalam kesadaran manusia, contohnya egoisme, altruisme dan opini.
    3. Teori Kapitalisme menurut Karl Marx adalah suatu sistem dengan sejumlah pekerja yang menghasilkan sedikit komoditif demi keuntungan dan menaburkan bibit kehancuran dirinya sendiri. Juga kapitalisme itupun adalah sistem kekuasaan serta proses mengekploitasi para pekerja. Singkatnya, ekonomi hanya dipegang oleh kaum-kaum yang memiliki modal yang besar. Semakin besar seseorang memiliki modal, maka semakin besar pula peluang dia untuk memonopoli usaha.
    4. Menurut J.H. De Goede Urbanisasi diartikan sebagaiproses pertambahan penduduk   pada suatu wilayahperkotaan (urban) ataupun proses transformasi suatuwilayah berkarakter perdesaan (rural) menjadi urban.

–       Menurut Kantsebovskaya (1976) Urbanisasi merupakangejala, atau proses yang sifatnya multi-sektoral, baikditinjau dari sebab maupun akibat yang ditimbulkan.

–       Urbanisasi dapat diartikan sebagai pertambahanpenduduk perkotaan (Shryyock dan Siegel, 1976)

  1. Paham Sosialisme adalah suatu usaha untuk mengatur masyarakat secara kolektif. Artinya semua individu harus berusaha memperoleh layanan yang layak demi terciptanya suatu kebahagiaan bersama. Hal ini berkaitan dengan hakikat manusia yang bukan sekedar untuk memperoleh kebebasan, tetapi manusia juga harus saling tolong-menolong.

Ciri utama sosialisme adalah pemerataan sosial dan penghapusan kemiskinan. Ciri ini merupakan salah satu faktor pendorong berkembangnya sosialisme. Hal ini ditandai dengan penentangan terhadap ketimpangan kelas-kelas sosial yang terjadi pada negara feodal. Karl Heinrich Marx (1818 – 1883)  Ia menciptakan sosialisme yang didasarkan atas ilmu pengetahuan. Dikenal sebagai teoritikus dan organisator gerakan sosialisme di Jerman. Ia mengembangkan sosialisme secara radikal. Karya Karl Marx yang terkenal adalah “Das Kapital” yang menyatakan bahwa sejarah manusia adalah sejarah perjuangan kelas dan pemenang dari peperangan itu adalah kaum proletar ( kaum buruh ).

  1. Makna Teknologi, menurut Capra (2004, 106) seperti makna ‘sains’, telah mengalami perubahan sepanjang sejarah. Teknologi, berasal dari literatur Yunani, yaitu technologia, yang diperoleh dari asal kata techne, bermakna wacana seni. Ketika istilah itu pertama kali digunakan dalam bahasa Inggris di abad ketujuh belas, maknanya adalah pembahasan sistematis atas ‘seni terapan’ atau pertukangan, dan berangsur-angsur artinya merujuk pada pertukangan itu sendiri. Pada abad ke-20, maknanya diperluas untuk mencakup tidak hanya alat-alat dan mesin-mesin, tetapi juga metode dan teknik non-material.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Draft Tugas yang Ngaco

Hi readers, kali ini saya mau ngepost mengenai draft tugas saya , hmm saya yakin pasti kalian bakal bilang ini ngaco banget… tapi memang begitulah adanya .. abis lagi gaberes juga nih otak. hihi ….

My Study In Paramadina University

Semenjak saya menjadi seorang mahasiswa di universitas paramadina, banyak perubahan pola belajar yang saya lakukan. Tugas yang semakin hari semakin banyak pun membuat saya harus bias membagi waktu yang saya miliki. Tidak heran jika waktu libur saya, saya gunakan untuk mengerjakan Tugas. Terkadang saya merasa sedikit bingung dengan tugas yang diberikan oleh dosen, namun untungnya karena saya sering duduk di depan , meskipun saya tidak mengerti, saya tetap masih bisa mengerjakannya.

Selain itu, menjadi mahasiswa semester 1 di universitas paramadina juga membuat saya mempelajari banyak pelajaran-pelajaran baru, seperti anti korupsi, antropolgi, filsafat etika, dll. Pelajaran-pelajaran tersebut mudah, namun menurut saya pelajaran filsafat etika sangat sulit, karena kita dituntut untuk berpikir tanpa batas.

Ada beberapa mata pelajaran yang saya sukai seperti berpikir kreatif, menurut saya pelajaran ini sangat menyenangkan karena apapun yang kita jawab/ semua jawaban pada pertanyaan tersebut tidak akan pernah salah. Saya juga menyukai pelajaran martikulasi bahasa inggris, karena pelajaran tersebut dapat meningkatkan kemampuan bebahasa asing saya.

Tugas-tugas yang diberikan dari masing-masing dosen beraneka ragam, mulai dari membuat paper, membuat pidato, membuat presentasi, dll. Batas waktu pengerjaan tugas-tugas tersebut terbilang cukup singkat, biasanya kita diberi batas waktu sampai seminggu.

Meskipun begitu, saya sangat menikmati tugas-tugas yang diberikan, karena tidak jarang tugas yang diberikan mampu membuat saya lebih paham dan lebih tahu. Dan tugas-tugas pun melatih saya untuk berpikir krisis dan membuat saya menjadi mandiri.

Trip to Pari Island

XII AP 1 atau yang terkenal dengan nama burrokauffrau merupakan kelas terkompak yang pernah ada, banyak loh guru-guru, adik kelas, atau kakak kakak kelas yang sampai salut sama kekompakan kita . nah disini saya ingin berbagi pengalaman bersama @burrokauffrau di pulau pari waktu perpisahan kelas bulan juni lalu.

Kita start subuh-subuh kumpul dirumah Imas, tapi namanya anak muda kebanyakan ya biasa lah pada ngaret, jam 6 pas baru pada kumpul, padahal kita harus bisa sampai muara angke pukul 7.00 pas, karena disana kapal penyebrangannnya berangkat jam segitu. kita sadar kita emang telat, terlebih setelah keluar tol kita bingung untuk arah ke muara angke karena kita keluar gerbang tol yang berbeda.

Untungnya nih readers, orang travel dari pulau pari yang kita pakai jasanya udah standby disana, jadi yang harusnya kita udah ketinggalan kapal bisa ditunggu lah beberapa menit (padahal lebih banget) hehe …. pas udah dikapal semuanya keliatan pada seneng, maklum sebagian dari kita termasuk saya baru pertama kali naik kapal penyebrangan.

muara angke kotor banget readers, tapi percaya ga pas kita udah ngelewatin pulau bidadari deh air lautnya langsung bersih gitu … dan kita arrived disana jam 10.00 disana langsung ada yang pada istirahat dipenginapan, ada juga yang iseng iseng berkeliling dengan bersepeda, karena disana kita dikasih fasilitas sepeda dan kemana mana emang pake sepeda.

nah singkat cerita, kita makan siang nih .. trus pas selesai makan siang dengan hidangan seafood, kita langsung bergegas buat snorkling di 3 spot .. ini dia photo persiapan kita snorkling..ImageImage

readers cerita to be continue yaaa… i want to take a rest for a moment dulu nih …. wait and see yah kelanjutannya..

Pidato Pelestarian Kebudayaan Indonesia

 

Assalammualaikum Wr. Wb

 

Yang terhormat Ibu ……………. selaku dosen pembimbing.

Yang saya banggakan dan  saya cintai teman-teman sekalian.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan YME karena berkat rahmat dan karunianya kita dapat berkumpul di tempat yang berbahagia ini dengan keadaan sehat walafiat. 

            Pada kesempatan ini, saya akan menyampaikan sesuatu mengenai hal perlu kita jaga sebagai generasi penerus bangsa yaitu melestarikan budaya Indonesia.

 

Indonesia adalah negara yang indah yang kaya akan kekayaan alam dan budaya. Lebih dari 20 suku terdapat di Indonesia dan lebih dari 100 budaya ada di Indonesia. Tetapi sayangnya, dari tahun ke tahun seiring dengan bertumbuhnya perkembangan gaya hidup dan teknologi, kebudayaan asli indonesia terlihat sangat ketinggalan zaman. Banyak dari warga indonesia yang kurang peduli bahkan ada yang tidak peduli tentang budaya Indonesia. Hal inilah yang menyebabkan banyak budaya Indonesia dicuri oleh negara lain. Ketika budaya dan barang kebudayaan atau hasil buah tangan seniman Indonesia masih ada di Indonesia, banyak dari warga merasa budaya tersebut tidak berharga, tetapi ketika ada negara lain akan mengambil budaya tersebut dan kemudian hilang dari kita, barulah mereka merasa itu sangat berharga. Kenapa berharga saat sudah hilang? Kenapa tidak waktu masih ada?

Disinilah peran kita sebagai kaum muda dan generasi penerus bangsa di butuhkan. Kita tentunya tidak menginginkan kebudayaan yang kita miliki di akui sebagai kebudayaan Negara lain. Oleh sebab itu kita harus merubah sikap dan pandangan kita terhadap kebudayaan yang dimiliki oleh Negara kita ini. Kebudayaan kita mungkin beberapa sudah mulai tergantikan dengan adanya kebudayaan dari Negara barat, bahkan kita sering merasa lebih percaya diri jika meniru budaya barat tersebut. Hal itu sungguh memprihatinkan. Oleh karena itu salah satu cara untuk menghilangkan pandangan seperti itu adalah dengan kita memperlajari kebudayaan-kebudayaan yang kita miliki, dengan mempelajari kebudayaan tersebut, tentunya rasa cinta kita terhadap suatu kebudayaan akan muncul dan pengetahuan kita mengenai budaya yang kita miliki pun menjadi lebih luas.

Selain itu, kita juga harus mencintai kebudayaan kita sendiri dengan menggunakan produk-produk dari hasil produksi masyarakat di Indonesia, kita harus bangga dalam menggunakannya. Seperti kita menggunakan batik pada acara-acara resmi, itu pun dapat menjadi salah satu contoh kecintaan kita terhadap kebudayaan Indonesia.

Dan yang terakhir, kita juga dapat menggunakan teknologi informasi yang semakin canggih untuk mencari berita mengenai kebudayaan yang kita miliki dan memperlajarinya. Teknologi informasi itupun dapat menjadi sebuah tempat untuk kita memperkenalkan kebudayaan Indonesia yang sangat banyak tersebut ke dunia Internasional . Sehingga semua orang dapat melihat betapa kayanya Negara Indonesia dengan kebudayaannya yang beraneka ragam.

Cinta tanah air berarti kita harus rela berkorban untuk tanah air, kita harus memiliki rasa bangga, rasa menghargai, rasa menghormati dan loyalitas pada kebudayaan yang ada di Negara kita. Karena kalau bukan kita yang melakukannya dan memulainnya, lalu siapa lagi? Wujud cinta tanah air harus kita praktikan dengan cara melestarikan kebudayaan yang sudah ada dari zaman nenek moyang kita dimasa lalu.

Saudara-saudara yang saya hormati, sekian yang dapat saya sampaikan. Semoga ini dapat berguna baik saat ini maupun dimasa yang akan datang . jika ada salah dalam berkata-kata saya mohon dimaafkan , dan wassalammualaikum Wr. Wb